Rakor Operasi Kepolisian Terpusat ” Ketupat Jaya 2026 ” Perkuat Sinergi Pengamanan Idul Fitri di Jakarta Timur

banner 468x60

Jakarta — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah dan berbagai instansi terkait memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Hal tersebut terlihat dalam Rapat Koordinasi Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 yang digelar di Aula Gedung C Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (10/03) pagi.

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal ini dihadiri unsur Forkopimko, TNI, jajaran pemerintah kota, pengelola transportasi, pengelola pusat keramaian hingga perwakilan instansi pelayanan publik.

Seluruh pihak menyatukan langkah untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang biasanya meningkat menjelang dan setelah perayaan lebaran.

Kapolres Metro Jakarta Timur menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama pada momentum Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Ia juga menyoroti dinamika sosial yang kerap muncul selama bulan Ramadan, termasuk aktivitas remaja yang perlu diarahkan ke kegiatan positif agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban.

Selain itu, Kapolres mengingatkan bahwa situasi geopolitik global dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang berpotensi memicu kepanikan dalam berbelanja kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi penting agar tidak terjadi panic buying yang justru dapat mengganggu stabilitas ekonomi.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi selama masa lebaran, di antaranya meningkatnya mobilitas masyarakat di terminal, stasiun dan jalur lintas mudik, aktivitas di pusat perbelanjaan dan objek wisata, pembagian zakat, hingga kerawanan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik.

Selain itu, potensi gangguan lain seperti tawuran remaja, arak-arakan malam takbiran, kemacetan di titik strategis, hingga ancaman bencana seperti banjir juga menjadi perhatian bersama.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hari Agung Julianto menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Idul Fitri di wilayah Jakarta Timur.

Ia menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Jaya merupakan upaya bersama seluruh elemen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, baik yang menjalankan ibadah, melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap beraktivitas di ibu kota.

“Operasi Ketupat Jaya bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh personel bersama stakeholder terkait siap mengawal setiap tahapan aktivitas masyarakat selama lebaran, mulai dari arus mudik, pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga arus balik,” ujar AKBP Hari Agung Julianto.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga pengelola fasilitas publik sangat penting mengingat Jakarta Timur merupakan salah satu wilayah dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi saat musim mudik.

“Dengan koordinasi yang kuat, setiap potensi gangguan keamanan maupun hambatan di lapangan dapat diantisipasi lebih cepat sehingga masyarakat dapat merasakan rasa aman selama merayakan Idul Fitri,” tambahnya.

AKBP Hari Agung Julianto juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan menjaga keamanan lingkungan menjelang lebaran. Warga yang akan mudik diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, serta berkoordinasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan setempat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial serta tidak melakukan pembelian barang secara berlebihan karena stok kebutuhan pokok dipastikan tetap tersedia.

Selain itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran, perang sarung maupun arak-arakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera laporkan kepada petugas terdekat. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Jakarta Timur yang aman, tertib dan kondusif selama Idul Fitri,” tutup AKBP Hari Agung Julianto.

Melalui koordinasi yang solid dan kesiapan seluruh unsur, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik sehingga tradisi mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, lancar dan penuh kebahagiaan bagi seluruh keluarga.

Loading

About The Author

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *